Tips Pintar Atur Uang Bulanan - Dalam mengatur uang belanja bulanan memang gampang-gampang susah. Terlebih lagi jika pendapatan sebuah rumah tangga tidak tetap atau peghasilan bulanannya tidak rutin sama jumlahnya. Itu lebih sulit dalam mengaturnya. Apalagi ada kebutuhan penting yang mendadak misalanya salah satu anggota keluarga sakit atau kecelakaan atupun berbagai persoalan lainnya. Tetapi bagi anda ibu rumah tangga yang bijak seberapa pun penghasilan anda dan suami anda tentu cukup untuk memenuhi kebutuhan anggota keluarganya. Yang terpenting hindari keborosan, dan sehemat mungkin uang belanja dapat ditabung setiap bulannya.
Dengan anda pintar dalam mengatur keuangan belanja bulanan, tentu perilaku hutang sana sini dapat dihindari demi memenuhi kebutuhan rumah tangga. Terutama bagi anda dan pasangan yang memiliki penghasilan yang tidak tetap. Lain halnya jika pasangan yang memiliki penghasilan tetap, lebih mudah untuk mengaturnya karena penghasilan bulan ini dengan bulan depan langsung dapat diperkirakan. Untuk itu, saya akan memberikan beberapa Tips Pintar Atur Uang Bulanan seperti berikut;
1. Buat anggaran bulanan
Dalam mengatur keuangan tentu anda harus membuat catatan yaitu anggaran pengeluaran setiap bulannya. Anggaran bulanan tentu sesuai dengan penghasilan yang anda dapatkan setiap bulannya. Pasti setiap rumah berbeda-beda tentunya, makanya sangat penting dalam membuat catatan-catatan belanja. Seperti membayar tagihan rutinitas setiap bulannya, misal listrik, air, telepon, mungkin juga ada cicilan lainnya. Itu yang diutamakan terlebih dahulu. Hal ini sangat penting agar tidak mengganggu kebutuhan anda sehari-hari. Setelah itu anda mencatat lagi pengeluaran pokok dalam keluarga atau kebutuhan primer seperti bensin, beras, lauk pauk, detergen, sabun mandi, shampoo, pasta gigi, dan kebutuhan pokok lainnya.
2. Sisihkan untuk tabungan
Setelah berbelanja untuk kebutuhan pokok setiap bulannya, sisa dari belanja tersebut dapat anda tabungkan. Untuk dalam hal berbelanja kebutuhan sehari-hari anda dapat juga mengaturnya dengan sistem amplop. Yang terpenting uang belanjanya untuk satu bulan, bisa dibelanjakan sekalian untuk satu bulan bisa juga berbelanja setiap hari, namun uangnya sudah disisipkan per amplop. Misalnya belanjanya setiap minggu, berarti sisihka amplop sebanyak 4 buah. Jadi uang yang digunakan untuk belanja tidak terganggu dengan uang yang ditabung. Dengan kita membuat tabungan dapat menekan pengeluaran-pengeluaran yang tidak penting.
Dengan anda pintar dalam mengatur keuangan belanja bulanan, tentu perilaku hutang sana sini dapat dihindari demi memenuhi kebutuhan rumah tangga. Terutama bagi anda dan pasangan yang memiliki penghasilan yang tidak tetap. Lain halnya jika pasangan yang memiliki penghasilan tetap, lebih mudah untuk mengaturnya karena penghasilan bulan ini dengan bulan depan langsung dapat diperkirakan. Untuk itu, saya akan memberikan beberapa Tips Pintar Atur Uang Bulanan seperti berikut;
1. Buat anggaran bulanan
Dalam mengatur keuangan tentu anda harus membuat catatan yaitu anggaran pengeluaran setiap bulannya. Anggaran bulanan tentu sesuai dengan penghasilan yang anda dapatkan setiap bulannya. Pasti setiap rumah berbeda-beda tentunya, makanya sangat penting dalam membuat catatan-catatan belanja. Seperti membayar tagihan rutinitas setiap bulannya, misal listrik, air, telepon, mungkin juga ada cicilan lainnya. Itu yang diutamakan terlebih dahulu. Hal ini sangat penting agar tidak mengganggu kebutuhan anda sehari-hari. Setelah itu anda mencatat lagi pengeluaran pokok dalam keluarga atau kebutuhan primer seperti bensin, beras, lauk pauk, detergen, sabun mandi, shampoo, pasta gigi, dan kebutuhan pokok lainnya.
2. Sisihkan untuk tabungan
Setelah berbelanja untuk kebutuhan pokok setiap bulannya, sisa dari belanja tersebut dapat anda tabungkan. Untuk dalam hal berbelanja kebutuhan sehari-hari anda dapat juga mengaturnya dengan sistem amplop. Yang terpenting uang belanjanya untuk satu bulan, bisa dibelanjakan sekalian untuk satu bulan bisa juga berbelanja setiap hari, namun uangnya sudah disisipkan per amplop. Misalnya belanjanya setiap minggu, berarti sisihka amplop sebanyak 4 buah. Jadi uang yang digunakan untuk belanja tidak terganggu dengan uang yang ditabung. Dengan kita membuat tabungan dapat menekan pengeluaran-pengeluaran yang tidak penting.
3. Buat laporan keuangan
Setiap kita belanja sebaiknya dicatat terlebih dahulu, untuk dapat dipastikan apa-apa saja yang lebih penting harus dibelanjakan. Semisalnya anda berbelanja di super market atau di swalayan-swalayan sebaiknya struk belanjanya itu anda simpan. Guna untuk mengantisispasi dan menganalisa pengeluaran bulan-bulan selanjutnya. Jika anda melihat barang-barang yang dibeli bulan lalu ada yang tidak terlalu penting sebaiknya jangan dibeli lagi. Selain itu anda juga lebih mengetahui kemana saja uang dihabiskan selama ini dan barang-barang apa saja yang sudah dibeli.
4. Bijak lah dalam menggunakan uang atau kartu kredit
Jika anda dapat menggunakannya dengan bijak dan cerdas, kartu kredit dapat juga membantu anda dalam mengelola keuangan. Misalnya gunakan promo yang diberikan untuk membelanjakan barang-barang yang dibutuhkan. Kemudian dalam menggunakan uang jangan lah sampai boros atau membelanjakan uang untuk hal-hal yang tidak berguna atau berfoya-foya dengan hal yang tidak bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun keluarga.
5. Miliki dua rekening atau dua dompet
Buatlah dua rekening, yang satu digunakan untuk belanja sehari-hari dan yang satunya lagi untuk menerima gaji setiap bulannya. Rekening tersebut diatur untuk belanja diluar kebutuhan pokok atau dapat juga digunakan sebagai 'uang darurat', artinya ketika kebutuhan mendadak dapat kita gunakan rekening kedua itu, atau uang tabungan sementara. Setelah kira-kira sudah banyak uang tersebut bisa sebagian digunakan untuk refreshing keluarga atau untuj jalan-jalan bersama keluarga dan sebagian lagi disisihkan ke dalam tabungan yang sudah disiapkan sebelumnya. Karena pada point ke-2 diatas kita membahas tentang uang tabungan (sisihkan untuk tabungan). Jika anda tidak memiliki dua rekening juga anda dapat menggunakan dompet. Artinya dompet lebih dari satu. Satu dompet digunakan untuk belanja kebutuhan sehari-hari, dompet kedua digunakan untuk tabungan sementara atau 'uang darurat'. 'Uang darurat' ini dapat digunakan ketika kebutuhan anggota keluarga secara mendadak atau ketika salah satu anggota keluarga sakit, kecelakaan dan lain sebagainya.
6. Investasi
Jika anda memang pasangan yang memiliki banyak penghasilan atau lebih dari cukup setiap bulannya anda dapat melakukan point berikut ini yaitu berinvestasi. Jika uang untuk tabungan sudah disisihkan, untuk belanja sehari-hari sudah cukup, uang darurat juga ada, dan untuk refreshing keluarga cukup tapi ternyata gaji anda masih tersisa. Maka anda dapat berinvestasi lagi dengan gaji sisa tersebut, ketika sudah dikumpulkan beberapa bulan, misalnya anda mengikuti asuransi, membeli emas, atau anda membeli perhiasan lainnya dengan nilai jual yang tinggi. Investasi ini berbeda dengan tabungan karena kalau tabungan dapat diambil sewaktu-waktu sementara investasi menyimpan uang dalam bentuk lain dan tidak dapat diambil kapanpun sesuai dengan keinginan.
7. Melakukan perbandingan
Melakukan perbandingan antara pemasukan dengan pengeluaran. Jika anggaran yang anda buat melebihi dari pendapatan anda maka anggaran yang sudah dibuat harus direvisi ulang, agar tidak terjadi besar pasak dari pada tiang atau besar pengeluaran dari pada penghasilan. Dan bandingkan pula barang-barang belanjaan yang tidak perlu sama sekali agar tidak terulang lagi pada bulan berikutnya.
Hidup bukan untuk uang tapi uang memang butuh untuk hidup. Uang jangan ditempatkan di hati tetapi genggamlah ia, agar anda dapat mengaturnya. Jangan sampai anda diatur oleh uang atau diperbudak oleh uang. Hidup tidak hanya hari ini, tidak hanya untuk sendiri. Tapi hidup masih ada untuk besok dan masih ada anak-anak dan orang-orang yang kita cintai. Jadi sebijak sana mungkin anda dalam mengelola keuangan. Selagi anda masih muda gunakan waktu dan kesempatan ini sebaik mungkin.







0 komentar:
Posting Komentar