Resep Masakan Tradisional Keumamah Tumeh
Ikan kayu (eungkot keumamah) adalah salah satu makana andalan pejuang Aceh dahulu saat melawan penjajah. Mengapa dikatakan sebagai makanan andalan? Karena makanan ini (ikan kayu) ini diolah sedemikian rupa sehingga dapat bertahan lebih lama, bahkan dapat disimpan berbulan-bulan. Selain itu, eungkot keumamah ini sangat awet, tidak mudah basi, dan dapat meningkatkan nafsu makan para pejuang dahulu. Mengapa dikatakan sebagai ikan kayu? karena tekstur ikan nya keras seperti kayu, kecoklatan bahkan hampir kehitaman. Itu disebabkan karena prosesnya penjemuran dan pengasapannya. Para pecinta kuliner wajib untuk mencicipi salah satu makanan khas Aceh ini. Rasanya sudah mantap sekali dan bisa ketagihan. Manjakan lidah anda dengan makanan yang bahan utamanya asam sunti ini, dijamin ketagihan.
Bagaimana apakah anda ingin mencoba memasak sendiri ? Yuk kita lihat resep masakannya.
Ikan kayu (eungkot keumamah) adalah salah satu makana andalan pejuang Aceh dahulu saat melawan penjajah. Mengapa dikatakan sebagai makanan andalan? Karena makanan ini (ikan kayu) ini diolah sedemikian rupa sehingga dapat bertahan lebih lama, bahkan dapat disimpan berbulan-bulan. Selain itu, eungkot keumamah ini sangat awet, tidak mudah basi, dan dapat meningkatkan nafsu makan para pejuang dahulu. Mengapa dikatakan sebagai ikan kayu? karena tekstur ikan nya keras seperti kayu, kecoklatan bahkan hampir kehitaman. Itu disebabkan karena prosesnya penjemuran dan pengasapannya. Para pecinta kuliner wajib untuk mencicipi salah satu makanan khas Aceh ini. Rasanya sudah mantap sekali dan bisa ketagihan. Manjakan lidah anda dengan makanan yang bahan utamanya asam sunti ini, dijamin ketagihan.
Bagaimana apakah anda ingin mencoba memasak sendiri ? Yuk kita lihat resep masakannya.
Bahan :
300 gr ikan kayu (eungkot keumamah)
15 buah asam sunti (belimbing wuluh yang sudah diawetkan)
5 siung bawang merah
2 siung bawang putih
5 buah cabe rawit
7 buah cabe merah
5 buah cabe hijau
1 ruas kunyit
1 ruas jahe
2 sdt kunyit bubuk
2 sdm minyak untuk menumis
2 lembar daun salam
Serai secukupnya
Garam secukupnya
Daun temuru secukupnya
Cara Membuatnya :
Ikan kayu dikerik tipis-tipis (seperti meraut pensil). Semua bumbu (asam sunti, bawang putih, cabe rawit, cabe merah, kunyit, dan jahe) digiling sampai halus. Sedangkan cabe hijau dipotong-potong utuh seperti itu saja. Kemudian panaskan minyak goreng, tumis bawang merah bersama dengan bumbu, lalu berikan kunyit bubuk dan garam. Setelah harum masukkan ikan kayu tadi lalu berikan air sedikit, biarkan hingga matang. Setelah setengah matang tambahkan lagi air, daun temuru, daun salam dan cabe hijau kedalamnya. Tunggu hingga matang dan mengering (sesuai selera), matikan apinya. Resep ikan kayu (eungkot keumamah) siap dihidangkan, lebih nikmat lagi jika dimakan dengan nasi putih hangat. Selamat mencoba.
Selain lezat dan nikmat untuk dimakan, ikan kayu ini mempunyai khasiatnya tersendiri yaitu dapat merangsang pertumbuhan sel-sel darah merah dan dapat memperlambat penuaan. Maka dari itu, bagi anda yang ingin awet muda sering-seringlah mengonsumsi ikan kayu ini. Jika rutin mengonsumsi ikan kayu ini minimal tiga kali dalam seminggu akan terhindar dari penyakit anemia dan reumatik. In sya Allah.

0 komentar:
Posting Komentar