10 Cara Hidup Bahagia - Semua manusia menginginkan tujuh kata ini, yaitu : B-A-H-A-G-I-A. Namun cara hidup bahagia tiap-tiap orang tentu berbeda-beda. Untuk mendapatkan kebahagiaan dalam hidup yang paling utama adalah adanya rasa cinta dan kasih sayang. Cinta dan kasih sayang itu yang utama adalah cinta kepada Allah sang pencipta cinta itu sendiri. Ketika kita sudah mengecap dan merasakan cintanya Allah, hati dan hidup kita tentu merasa nyaman, tenang dan bahagia. Semakin kita mengenal Allah, maka kita semakin haus akan kasih sayang-Nya. Suami isteri yang saling mencintai dan selalu mengagungkan cinta Allah diatas segala-galanya, maka itulah cinta yang dapat abadi. Karena sesungguhnya cinta kepada Allah-lah yang disebut cinta abadi.
Hidup di dunia adalah sebuah tempat untuk bercocok tanam dan mengumpulkan bekal dengan sebanyak-banyak untuk dibawa kepada kehidupan yang sesungguhnya. Untuk meraih itu semua tentu dibutuhkan ilmu. Karena dengan ilmu hidup ini akan mudah dan dengan iman hidup ini akan lebih terarah. Dalam hidup ini tidak ada manusia yang selalu mengalami kesenangan, tentu ada saja halangan yang merintang. Jangan pernah menganggap bahwa orang yang tidak ada kesulitan dalam hidup, mereka adalah orang yang disayang Allah. Bahkan sebaliknya mereka-mereka yang tidak pernah diuji adalah mereka yang sudah diabaikan oleh Allah. Setiap ada cobaan dan ujian tentu Allah akan menggantikannya dengan berbagai kenikmatan, baik itu di dunia maupun di akhirat kelak. Hadiah itu tidak selalu terbungkus dengan rapi dan indah, namun kadang-kadang Allah membungkusnya dengan berbagai masalah dan kesulitan-kesulitan, namun didalamnya tetap ada bertuah.
Shalat itu bukan suatu kewajiban tetapi kita membutuhkan Allah. Hanya orang-orang yang shalat lima waktulah darahnya akan penuh diotak, stabil. Sehingga orang-orang tersebut tidak akan mudah untuk marah, emosi, serta kelebihannya adalah lebih mudah mengingat sehingga ingatannya semakin kuat. Untuk menghilangkan rasa jenuh dalam ibadah jadikan niat ketika ibadah ialah ibadah terakhir. Dengan demikian setiap kita beribadah niatnya ikhlas, ibadahnya pun semakin khusyuk. Untuk mendapatkan hidup bahagia yang paling utama adalah hilangnya penyakit-penyakit hati dalam diri kita yaitu dengan cara menjaga ibadah dengan sebaik-baiknya salah satunya adalah shalat. Karena shalat itu adalah tiang agama, maka tegakkanlah tiang tersebut agar kokoh imannya.
Hidup di dunia adalah sebuah tempat untuk bercocok tanam dan mengumpulkan bekal dengan sebanyak-banyak untuk dibawa kepada kehidupan yang sesungguhnya. Untuk meraih itu semua tentu dibutuhkan ilmu. Karena dengan ilmu hidup ini akan mudah dan dengan iman hidup ini akan lebih terarah. Dalam hidup ini tidak ada manusia yang selalu mengalami kesenangan, tentu ada saja halangan yang merintang. Jangan pernah menganggap bahwa orang yang tidak ada kesulitan dalam hidup, mereka adalah orang yang disayang Allah. Bahkan sebaliknya mereka-mereka yang tidak pernah diuji adalah mereka yang sudah diabaikan oleh Allah. Setiap ada cobaan dan ujian tentu Allah akan menggantikannya dengan berbagai kenikmatan, baik itu di dunia maupun di akhirat kelak. Hadiah itu tidak selalu terbungkus dengan rapi dan indah, namun kadang-kadang Allah membungkusnya dengan berbagai masalah dan kesulitan-kesulitan, namun didalamnya tetap ada bertuah.
Shalat itu bukan suatu kewajiban tetapi kita membutuhkan Allah. Hanya orang-orang yang shalat lima waktulah darahnya akan penuh diotak, stabil. Sehingga orang-orang tersebut tidak akan mudah untuk marah, emosi, serta kelebihannya adalah lebih mudah mengingat sehingga ingatannya semakin kuat. Untuk menghilangkan rasa jenuh dalam ibadah jadikan niat ketika ibadah ialah ibadah terakhir. Dengan demikian setiap kita beribadah niatnya ikhlas, ibadahnya pun semakin khusyuk. Untuk mendapatkan hidup bahagia yang paling utama adalah hilangnya penyakit-penyakit hati dalam diri kita yaitu dengan cara menjaga ibadah dengan sebaik-baiknya salah satunya adalah shalat. Karena shalat itu adalah tiang agama, maka tegakkanlah tiang tersebut agar kokoh imannya.
Hidup bahagia adalah idaman setiap manusia, Berikut ada 10 cara hidup bahagia yaitu :
1. Bersikap OptimisJangan pernah kita merasa kuatir akan hidup, karena kekhawatiran adalah penyebab aktivitas dan pikiran kita terganggu dan tidak produktif. Tidak pernah memperdulikan harta kekayaan yang berlimpah. Orang yang bahagia tidak bergantung kepada harta, ada uang ataupun tidak dia tetap bahagia, tidak pernah merasa kuatir akan ada tidaknya uang. Dalam hidup tidak pernah mengeluh dalam hal apapun, selalu optimis tidak pernah berburuk sangka kepada siapapun.
2. Jangan membiarkan ketakutan-ketakutan tak beralasan menguasai hidupmu. Kebanyakan sesuatu yang kita takutkan tak pernah terjadi, sehingga membuat hari-hari kita menjadi sia-sia dengan memikirkan sesuatu yang belum pasti. Hidup lah dengan apa adanya hari ini, nikmati kebahagiaan hari ini, karena besok masih rahasia ilahi.
1. Bersikap OptimisJangan pernah kita merasa kuatir akan hidup, karena kekhawatiran adalah penyebab aktivitas dan pikiran kita terganggu dan tidak produktif. Tidak pernah memperdulikan harta kekayaan yang berlimpah. Orang yang bahagia tidak bergantung kepada harta, ada uang ataupun tidak dia tetap bahagia, tidak pernah merasa kuatir akan ada tidaknya uang. Dalam hidup tidak pernah mengeluh dalam hal apapun, selalu optimis tidak pernah berburuk sangka kepada siapapun.
2. Jangan membiarkan ketakutan-ketakutan tak beralasan menguasai hidupmu. Kebanyakan sesuatu yang kita takutkan tak pernah terjadi, sehingga membuat hari-hari kita menjadi sia-sia dengan memikirkan sesuatu yang belum pasti. Hidup lah dengan apa adanya hari ini, nikmati kebahagiaan hari ini, karena besok masih rahasia ilahi.
3. Jangan menyimpan dendamHal inilah yang paling besar dan menyita energi seluruh hidup kita. Orang bahagia mengetahui hal itu bahwa dapat meracuni pikiran mereka. Jadi mereka lebih memilih untuk memaafkan kesalahan orang lain dan mencari cara untuk mengubah energi negatif menjadi positif dan produktif serta memandang hidup ke depan masih panjang dan harus dinikmati dengan penuh kebahagiaan.
4. Selesaikan setiap masalah satu persatuSetiap masalah jangan pernah ditunda-tunda, tetapi harus selalu diselesaikan dengan segera. Jangan pernah menumpuk dan membiarkan masalah tersebut dalam waktu yang lama karena akan berkembang lebih banyak lagi. Karena itu membuat hidup menjadi terbebani. Jangan pernah membuat diri sendiri menjadi korban dari setiap masalah, hadapi dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih. Selesaikan setiap permasalahan dengan penuh senyuman.
5. Semua masalah tak perlu dibawa tidurOrang yang menikmati kebahagiaan selalu bisa tidur dengan nyenyak, tanpa ada masalah. Tinggalkan masalah disaat anda tidur. Izinkan otak dan pikiran anda untuk istirahat dan terhindar dari masalah. Lupakan masalah, maafkan kesalahan orang lain.
6. Jangan mencampuri urusan orang lainOrang bahagia tidak pernah mengurus urusan orang lain, karena dipikirannya hanya memikirkan kebahagiaan dirinya. Karena setiap masalah dapat diselesaikan dengan cara tersendiri. Tetapi tetap ingin membantu orang lain jika orang lain membutuhkannya.
7. Jangan hidup pada masa laluNikmatilah masa lalu sebagai kenangan terindah. Dan jadikan masa lalu sebagai pelajaran yang sangat berharga bagi anda. Jika masa lalu anda kurang dengan kebahagiaan dan banyak kesalahan, maka perbaikilah masa depan dengan tidak terulang lagi dengan kesalahan tersebut atau tidak jatuh pada lubang yang sama. Konsentrasi hidupmu pada saat ini dan yang akan datang.
8. Jadilah pendengar yang baikHanya saat menjadi pendengar seseorang mendapatkan dan belajar ide-ide baru berbeda dari orang lain. Kebanyakan ketika kita menjadi pendengar yang baik, kita jauh lebih terjaga lisan dan kesalahan-kesalahan lainnya terhadap orang lain. Dan itu membuat kita menjadi lebih aman dan nyaman, sekaligus menjadikan istirahat bagi malaikat pencatat amal buruk kita. Dalam berkata-kata, lebih baik berfikir dahulu sebelum berucap, karena itu untuk menjaga diri kita dari kesalahan yang dapat menyinggung perasaan orang lain. Dari kata-kata kita yang tak ber etika lah membuat hati orang lain terluka, dan menjadikan permusuhan diantara sesama.
9. Jangan biarkan rasa frustasi merusak dan mengatur hidupmuKasihanilah dirimu melebihi dari segalanya, jangan menyimpan kesedihan berlarut-larut, karena itu dapat merugikan hidupmu sendiri. Masalah selalu datang dalam hidup seseorang, namun kita orang yang bahagia tidak akan menjadikan diri kita korban dari masalah. Aktifkanlah dirimu dengan kegiatan-kegiatan yang positif agar dirimu tidak terlena dalam kesedihan. Kendalikan hidupmu dengan pikiran-pikiran yang positif dan inovatif.
10. Hitunglah nikmat dan rahmat yang Allah berikan kepadamuJangan pernah melupakan rahmat yang kita terima sekecil apapun. Semakin banyak rahmat kecil yang kita kumpulkan akan semakin berarti bagi hidup kita. Bertawakkal-lah kepada Allah, karena dengan kita menyerahkan diri (bertawakkal) kepada Allah, maka Allah akan mencukupkannya (memeliharanya). Sungguh Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya. Sungguh Allah mengadakan kadar (ketentuan) bagi tiap-tiap sesuatu." (QS. At Thalaq : 3).
Hidup ini seperti tasbih, berawal dan berakhir pada titik yang sama. Demikian pula dengan kehidupan, bukan hidup namanya jika hanya mempunyai satu rasa. Kehidupan akan sempurna jika telah mengalami dan melewati serangkaian butiran suka, duka, tawa, tangis, gagal, berhasil, atau pasang surut. Seperti tasbih yang melingkar, hidup juga demikian, kemanapun kita pergi dan berlari, tetap dalam lingkaran takdir-Nya, dari-Nya kita hidup dan kepada-Nya kita kembali. Maka dari itu, hidup di dunia jangan terlena dengan keindahan dunia, gemerlapnya kemewahan, dan persiapkanlah bekal untuk menghadapi hidup yang abadi. Harta, kekayaan, anak, suami, isteri, orang tua, dan kaum kerabat semua akan kita tinggalkan. Hanyalah ilmu yang bermanfaat, anak yang shaleh dan sedekah jariahlah yang akan selalu setia menemani kita selamanya. Beramal-lah sebanyak-banyaknya selagi hayat masih dikandung badan, agar kelak tidak menyesal. Nikmatilah hidup di dunia ini seolah-olah kita akan hidup selamanya, tetapi beribadahlah seolah-olah kita akan meninggal besok. Jadi, dengan demikian kita akan selalu merasakan nikmat hidup dalam ridha ilahi. "Sesungguhnya Allah mencintai seorang hamba yang bertaqwa, yang merasa cukup, dan yang rajin beribadah secara diam-diam" (H.R. Muslim).
4. Selesaikan setiap masalah satu persatuSetiap masalah jangan pernah ditunda-tunda, tetapi harus selalu diselesaikan dengan segera. Jangan pernah menumpuk dan membiarkan masalah tersebut dalam waktu yang lama karena akan berkembang lebih banyak lagi. Karena itu membuat hidup menjadi terbebani. Jangan pernah membuat diri sendiri menjadi korban dari setiap masalah, hadapi dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih. Selesaikan setiap permasalahan dengan penuh senyuman.
5. Semua masalah tak perlu dibawa tidurOrang yang menikmati kebahagiaan selalu bisa tidur dengan nyenyak, tanpa ada masalah. Tinggalkan masalah disaat anda tidur. Izinkan otak dan pikiran anda untuk istirahat dan terhindar dari masalah. Lupakan masalah, maafkan kesalahan orang lain.
6. Jangan mencampuri urusan orang lainOrang bahagia tidak pernah mengurus urusan orang lain, karena dipikirannya hanya memikirkan kebahagiaan dirinya. Karena setiap masalah dapat diselesaikan dengan cara tersendiri. Tetapi tetap ingin membantu orang lain jika orang lain membutuhkannya.
7. Jangan hidup pada masa laluNikmatilah masa lalu sebagai kenangan terindah. Dan jadikan masa lalu sebagai pelajaran yang sangat berharga bagi anda. Jika masa lalu anda kurang dengan kebahagiaan dan banyak kesalahan, maka perbaikilah masa depan dengan tidak terulang lagi dengan kesalahan tersebut atau tidak jatuh pada lubang yang sama. Konsentrasi hidupmu pada saat ini dan yang akan datang.
8. Jadilah pendengar yang baikHanya saat menjadi pendengar seseorang mendapatkan dan belajar ide-ide baru berbeda dari orang lain. Kebanyakan ketika kita menjadi pendengar yang baik, kita jauh lebih terjaga lisan dan kesalahan-kesalahan lainnya terhadap orang lain. Dan itu membuat kita menjadi lebih aman dan nyaman, sekaligus menjadikan istirahat bagi malaikat pencatat amal buruk kita. Dalam berkata-kata, lebih baik berfikir dahulu sebelum berucap, karena itu untuk menjaga diri kita dari kesalahan yang dapat menyinggung perasaan orang lain. Dari kata-kata kita yang tak ber etika lah membuat hati orang lain terluka, dan menjadikan permusuhan diantara sesama.
9. Jangan biarkan rasa frustasi merusak dan mengatur hidupmuKasihanilah dirimu melebihi dari segalanya, jangan menyimpan kesedihan berlarut-larut, karena itu dapat merugikan hidupmu sendiri. Masalah selalu datang dalam hidup seseorang, namun kita orang yang bahagia tidak akan menjadikan diri kita korban dari masalah. Aktifkanlah dirimu dengan kegiatan-kegiatan yang positif agar dirimu tidak terlena dalam kesedihan. Kendalikan hidupmu dengan pikiran-pikiran yang positif dan inovatif.
10. Hitunglah nikmat dan rahmat yang Allah berikan kepadamuJangan pernah melupakan rahmat yang kita terima sekecil apapun. Semakin banyak rahmat kecil yang kita kumpulkan akan semakin berarti bagi hidup kita. Bertawakkal-lah kepada Allah, karena dengan kita menyerahkan diri (bertawakkal) kepada Allah, maka Allah akan mencukupkannya (memeliharanya). Sungguh Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya. Sungguh Allah mengadakan kadar (ketentuan) bagi tiap-tiap sesuatu." (QS. At Thalaq : 3).
Hidup ini seperti tasbih, berawal dan berakhir pada titik yang sama. Demikian pula dengan kehidupan, bukan hidup namanya jika hanya mempunyai satu rasa. Kehidupan akan sempurna jika telah mengalami dan melewati serangkaian butiran suka, duka, tawa, tangis, gagal, berhasil, atau pasang surut. Seperti tasbih yang melingkar, hidup juga demikian, kemanapun kita pergi dan berlari, tetap dalam lingkaran takdir-Nya, dari-Nya kita hidup dan kepada-Nya kita kembali. Maka dari itu, hidup di dunia jangan terlena dengan keindahan dunia, gemerlapnya kemewahan, dan persiapkanlah bekal untuk menghadapi hidup yang abadi. Harta, kekayaan, anak, suami, isteri, orang tua, dan kaum kerabat semua akan kita tinggalkan. Hanyalah ilmu yang bermanfaat, anak yang shaleh dan sedekah jariahlah yang akan selalu setia menemani kita selamanya. Beramal-lah sebanyak-banyaknya selagi hayat masih dikandung badan, agar kelak tidak menyesal. Nikmatilah hidup di dunia ini seolah-olah kita akan hidup selamanya, tetapi beribadahlah seolah-olah kita akan meninggal besok. Jadi, dengan demikian kita akan selalu merasakan nikmat hidup dalam ridha ilahi. "Sesungguhnya Allah mencintai seorang hamba yang bertaqwa, yang merasa cukup, dan yang rajin beribadah secara diam-diam" (H.R. Muslim).
Kita sebagai manusia tidak pernah luput dari kesalahan dan kekhilafan dan manusia ini adalah tempatnya bersalah, namun berusahalah untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama atau jatuh pada lubang yang sama. Bertaubatlah atas segala kesalahan-kesalahan yang lalu, perbaikilah hidupmu kedepan menjadi lebih baik. Banyak-banyak lah beristighfar kepada Allah. Sesungguhnya Allah maha pengampun dan maha mengetahui. Rasulullah saja yang sudah diampuni dosa dan sudah dijamin masuk surga, tetap saja beliau beribadah tiada henti-hentinya, bahkan beliau beristighfar tidak kurang dari 100 kali setiap harinya. Subhanallah. Itulah Rasul junjungan kita yang sangat patut kita teladani.
Mudah-mudahan bagi yang membaca artikel ini dapat terinspirasi untuk menggapai hidup lebih bahagia dan bersyukur atas nikmat-nikmat yang Allah berikan.
Wallahu'alam bissawab.



0 komentar:
Posting Komentar