Menyajikan Informasi dan Model Baju Muslimah terbaru serta Berbagai Artikel Menarik Lainnya

Senin, 23 November 2015

Menjadi Guru Yang Selalu 'Dirindukan' Siswa


Menjadi Guru Yang Selalu Dirindukan Siswa - Guru adalah sosok yang selalu dikenang sepanjang masa sebagai 'Pahlawan Tanpa Tanda jasa'. Yaitu sosok seorang yang selalu dimuliakan serta ikhlas dalam mengerjakan pekerjaan sebagai seorang pendidik, meskipun penghargaan terhadapnya tidak sebanding jumlahnya dengan apa yang dikerjakan. Karena sosok seorang guru adalah yang selalu mendidik manusia menjadi lebih baik, yang selalu mengubah manusia dari yang tidak tahu menjadi tahu. Seorang guru yang mengajar karena panggilan jiwa dan mempunyai misi untuk menghantarkan anak didiknya kepada kehidupan yang lebih baik akan bisa mengalirkan energi kecerdasan, kemanusiaan, kemuliaan, dan keislaman yang besar dalam dada setiap muridnya.

Namun, disamping itu juga masih banyak guru yang tidak menyadari akan hal itu, bahwa pekerjaannya itu sangat mulia. Sehingga seringkali mengabaikan amanah yang telah diembankannya, karena itu pula menyebabkan murid tidak timbul rasa senang dan nyaman dengan gurunya dan menyebabkan keregangan hubungan antara guru dengan muridnya. Sehingga setiap kali gurunya tidak datang, siswanya berteriak girang. Sebenarnya hal itu sangat tidak diinginkan oleh setiap jiwa seorang guru.
                                                                           
Menjadi Guru Yang Selalu 'Dirindukan' Siswa

Berikut penulis paparkan tentang kriteria Menjadi Guru Yang Selalu Dirindukan Siswa.

1. Mencintai profesinya sebagai guru

Setiap orang yang sudah bergelut dalam dunia kerjanya, harus sepenuh hati mencintai pekerjaannya. Jika
tidak demikian, maka orang tersebut akan menjadi ketidaknyamanan dalam hidupnya, dan membuat diri sendiri sakit secara fisik, mental atau spiritual. Karena separuh waktu kita habiskan dalam bekerja. Demikian pula dengan seorang guru harus mencintai profesinya sebagai guru, oleh karena itu kita bekerja dengan sepenuh hati, ikhlas dan penuh semangat.

2. Mencintai siswa
Sebagai seorang guru harus selalu menumbuhkan rasa cinta terhadap siswanya, lalu membahasakannya dengan benar kepada siswa. Karena jika didalam hati guru tertanam catatan hitam tentang kesalahan siswa, maka sangat sulit untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap siswa tersebut. Apalagi mentransferkan ilmu kepada siswa, sementara sikap kita terhadapnya tidak tulus karena banyaknya catatan hitam tentang siswa tersebut. Untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap keduanya, antara guru dengan siswa harus sama-sama membuka hati untuk saling berteman, meskipun tetap menjaga wibawanya sebagai guru. Maka dari itu, siswa  menjadi mudah untuk menerima ilmu yang diberikan. Apalagi dikala siswa tersebut melakukan kesalahan kemudian guru menegurnya dengan lembut dan sopan, dia merasakan kehangatan seorang teman yang menasehatinya. Justru dengan itu siswa tersebut mudah menerima kesalahan dan mau memperbaikinya.

3. Sabar terhadap siswa     Dalam sebuah kelas tentu beraneka ragam watak siswa. Maka dari itu, guru harus sangat super sabar dalam mengahadapi keluhan, sikap, bahkan tindak tanduk siswanya. Sikap sabar sangat dianjurkan, tidak hanya menghadapi perbuatan dan kelakuan siswa tetapi juga harus sabar dalam menyampaikan ilmu-ilmu kepada mereka yang mungkin IQ-nya dibawah rata-rata. Dan tidak pernah mengeluh, tidak merasa lelah dalam mengajarkan siswanya sampai benar-benar mengerti.

4. Mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, kreatif, bebas, motivator, dan semangat    Dalam proses belajar mengajar guru harus sekali-kali memberikan kesempatan kepada siswa untuk berbicara ke depan menyampaikan aspirasi, pendapat mereka, tentu tidak melenceng dari topik yang diajarkan, guna untuk menumbuhkan sikap yang demokratis. Demikian pula guru juga lebih kreatif dalam pembelajaran, sering mengajak siswa belajar di halaman terbuka untuk menciptakan kebebasan dalam belajar, sehingga siswa tidak merasa monoton dan bosan dalam belajar. Bahkan dapat juga membawa siswa keluar sekolah, misalnya study tour , mengajak siswa berkunjung ke tempat-tempat bersejarah.
                                                                    
Menjadi Guru Yang Selalu 'Dirindukan' Siswa
5. Pandai, bijaksana dalam memperlakukan siswa dan mampu menjawab pertanyaan siswa     Guru senantiasa pandai dan membimbing siswa agar lebih baik lagi ke depannya. Yaitu selalu memberikan pelajaran-pelajaran atau masukan yang bermanfaat bagi siswa. Guru, disamping sebagai pendidik, ia juga dapat menjadi orang tua bagi setiap siswa. Jadi, diantara mereka tidak ada jarak yang memisahkan terutama dalam hal tanya jawab. Berilah suasana aman dan nyaman bagi setiap siswa, agar dia berani mengungkapkan pertanyaan tentang apa saja tanpa ada rasa takut.

6. Tenang, tidak menunjukkan emosi     Guru senantiasa dapat mengendalikan emosinya. Jangan sampai persoalan pribadi dibawa-bawa saat berada di sekolah. Semestinya guru mampu mengendalikan dan mengontrol emosinya dengan baik, apalagi di saat tersebut pula terdapat siswa yang bermasalah. Guru harus benar-benar tenang dalam mengatasi persoalan tersebut. Saat berada di sekolah utamakanlah urusan sekolah, tinggalkan sementara permasalahan pribadi. Semampunya harus bersikap tenang dalam mengatasi permasalahan.

7. Istimewakan setiap siswa 
   Siswa memang wajib memuliakan gurunya. Namun, tidak salahnya jika seorang guru harus mengistimewakan siswanya. Karena setiap anak adalah istimewa. Kita perlu selalu ingat, bahwa jika kita menghargai orang lain, pasti orang lain akan menghargai kita, apalagi perlakuan kita terhadap seorang anak tentu dia akan meniru perbuatan baik gurunya. Rasulullah saja yang sosok agung yang kedudukannya sangat tinggi dan terhormat bukan hanya di dunia saja juga di akhirat, dengan segala kesibukannya yang luar biasa. Namun, beliau menyempatkan diri untuk membonceng anak-anak berkeliling kota Madinah dengan kuda beliau. Itulah contoh panutan segenap umat.

8. Santai, tapi tetap berwibawa sebagai guru     Guru senantiasa menyampaikan pelajaran-pelajaran kepada siswa dengan senang hati, santai, bukan dengan cara memaksakan ilmu kepada siswa. Karena IQ dan kemampuan setiap siswa tidak sama, jadi ada siswa yang cepat menangkap semua apa yang disampaikan guru, ada pula siswa yang agak lamban menerima ilmu yang diberikan guru. Guru yang dekat dengan siswa bukan berarti hilang wibawanya, tetapi itu salah satu sikap guru yang baik, tetap disegani bukan guru yang ditakuti.

9. Pemaaf    Sifat pemaaf harus dimiliki oleh setiap guru, karena guru tersebut berhadapan setiap harinya dengan manusia lainnya, tentu sudah pasti itu adalah manusia yang usianya jauh berada dibawah kita. Bahkan bisa disebut mereka-mereka adalah anak-anak kita, meskipun sebagai anak didik. Tentu yang disebut dengan anak-anak tidak jauh dengan kelakuan-kelakuannya yang mengesalkan dan menjengkelkan. Anak-anak tersebut berbuat kesalahan karena dorongan naluri kekanak-kanakannya ketimbang pertimbangan rasional. Maka, dari itu maafkanlah setiap kesalahan murid.

10. Berilah pujian dan reward kepada siswa    Karena anak-anak harus selalu diperhatikan, sebagai guru luangkanlah waktu dan perhatian anda bagi mereka. Bahkan bila mereka mendapat prestasi, berilah reward berupa hadiah khusus untuk mereka, sehingga membuatnya merasa tersanjung. Janganlah pernah merasa segan untuk memuji siswa yang pernah berbuat baik, misalnya menolong temannya yang jatuh. Obrallah pujian sebanyak-banyaknya kepada siswa yang berprestasi dan yang sering berbuat baik, sehingga dengan itu setiap siswa menjadi kebiasaan, bahkan berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan dan dalam meraih prestasi.

Demikian paparan tentang kriteria Menjadi Guru Yang Selalu Dirindukan Siswa. Semoga bermanfaat bagi semuanya khususnya bagi para guru. Yang terpenting diingat oleh para guru adalah mendidik manusia adalah amal jariyah yang tiada terukur nilai kemuliaannya. Mudah-mudahan anda-lah guru yang selalu dirindukan oleh murid-muridnya di sekolah setiap hari. Terimakasih telah membaca, semoga bermanfaat ilmunya.











Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Menjadi Guru Yang Selalu 'Dirindukan' Siswa

0 komentar:

Posting Komentar