Menyajikan Informasi dan Model Baju Muslimah terbaru serta Berbagai Artikel Menarik Lainnya

Senin, 30 November 2015

Anak Sehat, Tanpa Gadget

Anak Sehat, Tanpa Gadget - Pada era modernisasi saat ini, tidak asing lagi kita melihat anak-anak sudah sangat mahir dalam menggunakan teknologi. Hampir semua alat-alat elektronik sudah dapat mereka kuasai. Begitupula dengan halnya orang tua juga tidak mau ketinggalan zaman, semua yang berbau teknologi sangat diminati dan mulai tergiur dengan perkembangan zaman. Anak-anak sudah mulai meninggalkan permainan-permainan tradisional dan lebih memilih permainan yang lebih praktis, canggih dan modern, seperti Play Station, Game Online dan lain sebagainya. Tanpa disadari justru orang tua yang telah mengajak anaknya untuk tidak hidup lebih sehat, dalam hal tumbuh kembang si anak.   
             
Anak Sehat, Tanpa Gadget
Memang bermain adalah suatu hak yang perlu diberikan kepada anak. Namun, orang tua harus lebih bijak dalam memilih permainan tersebut. Permainan berarti sesuatu kegiatan yang dapat dilakukan untuk menyenangkan hati baik dengan menggunakan alat maupun tidak. Bermain selalu identik dengan anak, karena masa-masa anak-anak lah masanya bermain-bermain. Tapi, bagi orang tua harus lebih paham dengan kata 'bermain', sebaiknya anak bermain itu harus mempunyai manfaat, terutama untuk tumbuh kembangnya.                      
       
Anak Sehat, Tanpa Gadget
Ketika anak-anak sekarang sudah beralih kepada gadget dan meninggalkan permainan tradisional, maka inilah yang didapat;

1. Kerusakan mata, ketika anak bermain gadget sepanjang hari maka dampak yang langsung terlihat adalah pada mata, mata akan berkunang-kunang, kepala menjadi pusing. Apalagi ketika anak bermain gadget pada ruangan yang gelap dan juga sambil tiduran, itu akan mempercepat kerusakan pada mata. Tapi bukan berarti anak tidak boleh mengenal teknologi dan tidak boleh bermain gadget, aturlah waktu bermain gadget dengan waktu istirahat dan diselingi dengan permainan tradisional. Agar waktu yang digunakan lebih berkualitas, tidak semua waktu luang anak digunakan untuk bermain gadget dann permainan praktis lainnya.

2. Terhambatnya perkembangan anak
, saat menggunakan gadget anak-anak cenderung kurang bergerak, sehingga berdampak pada perkembangannya dan hambatan pada kemampuan berbahasa serta prestasi anak.
Anak Sehat, Tanpa Gadget
3. Penyakit mental, Sejumlah studi menyimpulakn bahwa penggunaan gadget yang berlebihan akan menyebabkan depresi, kecemasan, defisit perhatian, autisme, gangguan tidur, gangguan prilaku pada anak. Anak-anak yang terpapar tayangan kekerasan di gadget beresiko untuk menjadi agresif. Sehingga susah untuk dikendalikan. Akibat kurangnya perhatian orang tua karena dialihkan kepada gadget menjadikan anak mengalami adiksi, yaitu anak cenderung lebih dekat dengan gadget dibandingkan dengan orang tuanya, sehingga anak tidak bisa hidup tanpa gadget.

4. Efek buruk bagi kesehatan, selain gadget dapat menyebabkan sakit mata juga dapat menyebabkan sakit pinggang, sakit kepala dan juga lainnya. Apalagi ketika anak tidur bersebelahan dengan gadget, maka radiasi tersebut akan dapat merusak otak anak dalam jangka waktu yang lama. Jadi, orang tua segera menjauhkan gadget dengan anak ketika mereka tidur.

5. Sikap sosial, ketika anak keasyikan dalam bermain gadget mereka melupakan dengan hubungan sosialnya dengan teman-teman di luar. Anak akan menjadi asosial, pendiam, dan suka menyendiri. Orang tua harus sering-sering mengajak anak ke luar untuk berinteraksi dengan orang lain agar dia tidak hanya menemukan keasyikan dengan gadgetnya. 
                 
Anak Sehat, Tanpa Gadget
Tidaklah salah apabila anak-anak bermain gadget dan permainan modern lainnya, tetapi juga diselingi dengan permainan tradisional agar anak-anak dapat mengembangkan kecerdasan intelektualnya, misalnya dengan bermain congklak. Permainan ini dapat melatih otak kiri dan otak kanan si anak dalam mengumpulkan biji/gundu lebih banyak dari lawan. Permainan tradisional juga dapat mengembangkan kecerdasan emosi, contohnya ketika anak terlibat dalam permainan kelompok seperti petak umpet, ataupun layang-layang. Selain itu, anak juga dapat mengembangkan daya kreatifitas dalam menciptakan permainan tradisional misalnya mobil-mobilan yang terbuat dari pelepah rumbia dan kulit jeruk bali. Anak-anak juga dapat meningkatkan kemampuan bersosialisasi dengan permainan galah asin, pris-prisan/bebentengan, oray-orayan, ucing sumput dan masih banyak lagi. Karena permainan itu adalah permainan kelompok dan membutuhkan sosialisasi dengan teman-temannya.

Anak Sehat, Tanpa Gadget
Anak-anak juga dapat melatih kemampuan motorik ketika bermain secara langsung seperti menggambar, meremas, menggenggam, maupun motorik kasar seperti melompat, berlari, berjongkok, dan meloncat. Selain itu, bermain juga berfungsi untuk melatih dan mengembangkan gerakan otot pada anak. Contohnya dalam permainan engklek, dan lompat tali, permainan ini mendukung pertumbuhan anak terutama kecerdasan kinetiknya

Nasehat untuk orang tua, perhatikan anak-anak anda jika dia terlalu asyik bermain gadget, tidak lah dilarang untuk kita mengikuti perkembangan zaman, tetapi kontrol diri dan anak, atur waktu belajar, ibadah, dan bermain baik bermain dengan permainan yang canggih/modern ataupun dengan permainan tradisional. Sebaiknya, memang harus diselingi permainannya. Karena kedua-duanya pun mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kelebihan gadget juga dapat melihat isi negara-negara luar tanpa harus berkeliling dunia, tapi jangan lupa dengan dampak negatif yang berbahaya bagi tumbuh kembang anak. Begitu pula dengan permainan tradisional yang sangat banyak bermanfaat bagi tumbuh kembangnya baik secara fisik maupun psikis. Semoga bermanfaat, dan Terimakasih.








































Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Anak Sehat, Tanpa Gadget

0 komentar:

Posting Komentar